Proses Pembenihan Ikan Betutu

Ikan betutu adalah salah satu jenis ikan yang memiliki nilai jual tinggi. Meski memiliki warna kulit yang menyeramkan, namun daging ikan betutu warnanya putih bersih dan rasanya nikmat. Salah satu kemudahan dalam membudidayakan ikan ini yaitu daya tahan tubuh ikan yang sangat baik. Jika Anda memiliki keinginan untuk menjalankan usaha budidaya ikan betutu, di tulisan ini kita akan membahas proses pembenihan ikan betutu. Kalau begitu langsung saja, berikut dibawah ini adalah pembahasannya.

Bagaimana Memilih Induk Ikan Betutu yang Baik

Induk ikan betutu bisa didapatkan melalui proses penyortiran dari kelompok ikan betutu yang telah dibesarkan ataupun menangkap langsung indukan dari alam. Beberapa ciri-ciri dari induk ikan betutu yang baik adalah sebagai berikut. Untuk indukan betina sebaiknya yang mempunyai bercak warna hitam lebih banyak dan kulitnya berwarna gelap. Sedangkan untuk induk yang jantan sebaiknya bercak warna hitam ditubuhnya lebih sedikit dan warna kulitnya lebih terang. Selain itu, induk ikan betutu pada umumnya memiliki bobot sekitar 175 gram, tubuh induk jantan lebih ramping, dan harus berbadan sehat.

Ikan betutu yang siap memijah adalah indukan-indukan yang telah berada dalam masa produktif. Untuk mempercepat proses matangnya alat reproduksi indukan, ada yang bisa kita lakukan di dalam proses perawatan induk. Dikolam perawatan induk, para induk betutu diberikan makanan alami maupun makanan buatan berupa pelet yang memiliki kandungan protein tinggi. Pemeliharaan induk juga harus dilakukan dengan memperhatikan pasokan udara di dalam air dan juga kebersihan kolam. Proses budidaya yang dilakukan bisa dilakukan di kolam-kolam yang terbuat dari semen maupun kakaban.

Mengatur Kolam Pemijahan

Selanjutnya ikan betutu yang telah siap dimasukan ke dalam kolam pemijahan. Jika kita ingin pemijahan dilakukan secara masal maka kita harus mempersiapkan kolam seluas kira-kira 200 meter persegi yang mampu menampung sekitar 35 pasang ikan. Namun apabila kita ingin memijahkan beberapa ekor saja, maka kolam yang harus disiapkan untuk pemijahan bisa yang berukuran 8 meter persegi yang akan dapat menampung hingga 4 pasang ikan. Pada kolam tersebut sebaiknya dilakukan pergantian air secara terus menerus untuk merangsang induk-induk ikan.

Bagaimana Memijahkan Ikan Betutu

Ikan betutu harus melewati proses adaptasi terlebih dahulu sebelum mau memijah. Setidaknya akan ada lima tahap dalam proses tersebut. Tahap yang pertama yaitu ikan akan menandai daerah kekuasaan mereka. Selanjutnya mereka akan membuat sarang untuk memijah sebelum perkawinan induk betutu terjadi. Setelah perkawinan, induk-induk betina akan bertelur di sarang yang telah mereka siapkan, kemudian menjaga telur-telur tersebut.

Proses Penetasan Telur Ikan Betutu

Telur ikan betutu berbentuk lonjong dan berwarna transparan yang melekat pada sarang yang berupa segitiga sarang yang terdapat di kolam untuk memijah. Selanjutnya sarang-sarang tersebut kita angkat dan kita pindahkan ke dalam kolam penetasan dan pemeliharaan yang kapasitasnya minimal adalah 60 liter air. Supaya telur terangsang untuk segera menetas, kita bisa memberikan semprotan pada air kolam penetasan secara terus menerus. Selain itu, air kolam juga bisa diberi metilen blue yang berfungsi untuk menghindari jamur. Kekuatan semprotan lalu kita kurangi setelah telur menetas sekitar 3 hari kemudian.

Pemberian pakan berupa pakan alami maupun pakan pelet yang telah dilunakkan dilakukan setelah cadangan makanan larva yang baru menetas telah habis. Setelah ikan mulai bertambah besar, selanjutnya kita pindahkan ke kolam pendederan hingga bisa dipanen untuk dijadikan bibit yang akan dibesarkan ataupun di jual.

Be the first to comment on "Proses Pembenihan Ikan Betutu"

Leave a comment