1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Cara Budidaya Daphnia


Apa itu Daphnia?

Daphnia atau kutu air raksasa merupakan krustasea plankton yang biasa ditemukan di sungai, kolam, atau danau air tawar. Daphnia sendiri merupakan makhluk hidup yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Kegunaan Daphnia antara lain adalah sebagai makanan bagi budidaya bibit ikan. Sebagai pakan ikan, daphnia memiliki kandungan protein yang cukup tinggi yang dapat membantu perumbuhan bibit ikan dengan cepat. Selain itu, daphnia juga mempunyai fungsi ekologis. Karena tubuhnya yang transparan serta jangka hidupnya yang pendek, Daphnia biasa digunakan oleh peneliti untuk melihat kadar racun di suatu ekosistem seperti danau atau tanah. Berikut merupakan hal – hal yang perlu diperhatikan dalam membudidayakan Daphnia.

Mempersiapkan Habitat Hidup

Langkah pertama dalam teknik budidaya Daphnia adalah menyediakan habitat atau tempat untuk mereka hidup dan dikembangbiakkan. Dua macam tempat biasa dijadikan habitat Daphnia, yaitu kolam tanah atau bak beton. Setelah tempatnya tersedia, bersihkan dan keringkan dahulu selama 3 hari agar bakteri – bakteri di kolam tersebut terbunuh. Isilah bak tersebut dengan air tewar yang berketinggian kurang lebih 80 cm. Langkah selanjutnya adalah pemupukkan atau pemberian makan agar Daphnia dapat berkembangbiak. Caranya, taburkan sekitar dua karung kotoran ayam ke dalam kolam sebagai pupuk. Kotoran ayam tersebut akan menyediakan asupan phytoplankton yang berfungsi sebagai makanan bagi Daphnia.

Perkembangbiakan Daphnia

Langkah utama dalam mengembangbiakkan Daphnia adalah dengan menaruh induk Daphnia ke dalam kolam yang telah dipreparasi. Daphnia sendiri berkembangbiak secara parthenogenesis atau melalui tanpa melalui proses perkawinan. Oleh karena itu, kita hanya perlu membiarkan mereka untuk berkembangbiak sendiri. Normalnya, mereka akan menghasilkan bibit sekitar 7-12 hari setelah penebaran bibit pertama kali. Daphnia yang baru lahir akan berukuran sekitar 0,8 mm sedangkan yang dewasa berkisar antara 2,5 mm. Untuk menjaga rutinitas reproduksi, kita harus mematiskan kualitas air kolam. Pastikan suhu kolam tidak melebehi 28 drajat celcius serta PH kolam harus berada di sekitar 6,3-6,7. Lakukan pengecekan kualitas air setiap hari agar Daphnia dapat berkembangbiak dengan cepat.

Cara Memanen Daphnia

Seperti yang sudah dijelaskan di paragraph sebelumnya, bibit – bibit baru Daphnia akan muncul setelah 7 hingga 12 hari setelah pemupukan. Ketika kita akan memanen Daphnia, hal pertama yang kita perlukan adalah menyediakan alat – alat untuk memanen. Siapkanlah jarring net halus serta baskom atau kantong plastik yang sudah berisi air. Panenlah Daphnia pada saat matahari sedang terik, karena pada saat itulah Daphnia akan muncul ke permukaan sehingga lebih budah dijaring. Ketika sudah dijaring, Daphnia dapat dipindahkan ke baskom yang sudah diisi air ataupun kantong plastik yang sudah diisi air untuk langsung di packing kepada consumer.

Cara Pengawetan Daphnia

Terkadang hasil panen Daphnia dating di waktu yang kurang tepat. Dengan itu, dapat dilakukan cara pengawetan agar kita tidak kehilangan profit. Untuk mengawetkan Daphnia, pertama – tama siapkanlah kantong plastic bening. Setelah itu, tiriskan daphnia yang sudah siap panen dari kolam hingga tidak ada airnya. Apabila Daphnia sudah bebas dari air kolam, masukkan daphnia kering tersebu ke dalam kantong plastic bening tersebut. Bekukan Daphnia dalam freezer agar membeku. Apabila Daphnia akan diberikan kepada ikan, cairkan dulu dengan memasukkan mereka ke dalam air. Jangan bekukan lebih dari satu minggu karena hal tersebut akan merusak kualitas gizi pada Dapnia tersebut.

Send to Kindle
More from Budidaya
Back to Top