1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Cara Budidaya Ulat Jerman


Ada banyak sekali jenis ulat yang bisa dikonsumsi oleh manusia. Walaupun pada awalnya aneh, namun ulat tersebut semakin banyak peminatnya. Ulat jerman atau superworm adalah salah satu jenis ulat yang mulai dilirik untuk menjadi salah satu industri bisnis. Ulat jerman ini menjadi terkenal belakangan ini sebagai salah satu alternatif jenis makanan. Ulat yang adalah larva dari insek ini berubah menjadi kumbang yang berwarna hitam. Larva ulat jerman bisa tidak berubah menjadi insek jika diperlakukan dengan kondisi tertentu.

Makanan Bernutrisi

Jika larva diletakkan didalam wadah tanpa adanya kontak fisik dengan larva yang lain, larva tersebut tidak akan berubah menjadi insek. Ulat jerman banyak dinikmati oleh berbagai jenis hewan lainnya seperti kadal, kura-kura, katak, salamander, burung, ikan Koi dan hewan pemakan insek lainnya. Superworm ini memiliki banyak sekali nutrisi terutama kalsium. Karena banyaknya permintaan ulat jerman untuk makanan binatang lainnya, maka bisnis ulat jerman semakin semarak. Jika anda tertarik, anda bisa mulai belajar cara ternak ulat jerman.

Beternak Ulat Jerman

Banyak orang yang hobi memelihara binatang seperti yang dicontohkan diatas, bisa belajar bagaimana cara budidaya ulat jerman untuk dikonsumsi oleh binatangnya sendiri. Sudah banyak orang yang mencoba untuk membudidayakan ulat jenis ini dan menemukan bahwa prosesnya sangat sederhana. Anda hanya membutuhkan waktu dan kesabaran dalam memelihara ulat jerman. Ada beberapa hal yang harus anda ketahui sebelum anda membudidayakan ulat jerman.

Tahap Kehidupan

Anda harus mengetahui bahwa ulat jerman memiliki 4 tahap kehidupan. Tahap yang pertama adalah telur, tahap yang kedua adalah larva, tahap berikutnya adala pupae, dan tahap yang terakhir adalah kumbang. Cara beternakmemiliki cara yang hampir mirip dengan ternak ulat jenis lainnya. Namun ada cara yang paling mencolok dalam membudidayakan ulat ini. Larva harus dipisahkan sendiri-sendiri agar tidak berubah menjadi pupae. Mereka membutuhkan waktu selama 5 bulan atau lebih untuk menjadi besar dan untuk mengalami metamorfosis. Jika anda hendak mendapatkan bibit ulat jerman, anda bisa menyatukan beberapa larva di dalam satu wadah.

Metamorfosis Ulat Jerman

Anda dapat belajar teknik budidaya ulat jerman dari berbagai sumber informasi. Anda harus memilih ulat jerman yang paling besar untuk memulai pembudidayaan. Anda harus meletakkan larva tersebut di sebuah wadah yang berdiameter 35mm. Wadah yang paling cocok untuk rumah ulat tersebut adalah wadah bekas rol film. Namun karena semakin langkanya wadah bekas rol film di pasaran, anda bisa menggunakan wadah lainnya yang berukuran sama dengan wadah bekas rol film tersebut.

Setelah anda meletakkan ulat jerman di dalam wadah, anda dilarang memberikan makanan dan air. Memasukkan makanan dan air ke dalam wadah akan memperpanjang waktu bagi larva tersebut untuk berubah menjadi pupae. Pekerjaan anda dalam membudidayakan ulat jerman pun akan menjadi semakin berat. Besarnya larva juga menentukan semakin kecilnya peluang mereka untuk mati. Beberapa hari kemudian, ulat jerman akan melingkar dan mulai melakukan proses metamorfosis. Proses yang dibutuhkan dari larva untuk menjadi kumbang adalah 1 atau 2 minggu.

Anda bisa menerapkan teknik beternak ini untuk memperbanyak ulat jerman anda. Jika anda berhasil, anda akan memiliki stok yang cukup untuk makanan binatang peliharaan anda yang lainnya. Anda juga bisa mempelahari berbagai macam tips dari sumber-sumber informasi yang lainnya agar usaha membudidayakan ulat jerman ini bisa berhasil dengan baik.

Send to Kindle
More from Budidaya
Back to Top