1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Cara Budidaya Ubi Kayu


Budidaya ubi kayu memang dari dulu diminati. Hal ini karena memang ubi kayu mudah sekali ditanam dan juga dikembangkan. Ubi merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat lokal dan juga kebutuhan tepung yang semakin meningkat. Untuk itu penanaman ubik kayu semakin dibutuhkan karena memang kebutuhan akan ubi kayu meningkat tajam akhir-akhir ini dan berbagai daerah mulai mempersiapkan penanaman secara besar-besaran untuk meningkatkan produksi dengan cara budidaya

yang tepat.

Jika anda tertarik dengan teknik budidaya ubi kayu ini, maka Anda pasti juga menyukai bagaimana cara terbaik untuk memulai menanam ubi kayu ini pastinya. Memang tidak begitu rumit, tapi tetap saja Anda harus tahu benarcara tanam terbaik untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dari bibit ubi kayu ini. Berikut adalah hal penting yang harus dipersiapkan untuk mendapatkan peluang yang optimal;

  • Bibit dan Varietas

Bibit merupakan masalah penting disini. Biasanya bibit diambil dari tanaman yang sehat dan berbentuk stek serta berumur antara 7 sampai 14 bulan. Perhatikan benar stek tersebut dan pastikan bagian dalam batang memang bagus. Batang dipotong untuk dijadikan stek dengan kisaran panjang 15 sampai 25 cm. Jika memang batang sudah terkena hama, bisa disemprot dulu dengan pestisida agar hama bisa hilang.

Bibit dengan varietas unggul akan bisa menghasilkan ubi yang lebih baik dalam hal ini adalah masalah kualitas. Biasanya kualitas ubi akan terlihat saat dikonsumsi yakni jika direbus bagus dan rasanya pun enak. Jika ingin digunakan untuk tepung tapioka, pilih saja varietas unggul dengan kadar pati yang tinggi.

  • Pengolahan Lahan dan Penanaman

Penting sekali untuk memilih tanah yang baik dan tanah bisa diolah terlebih dahulu sedalam 25 cm. Ubi kayu memerlukan air yang cukup pada awal pertumbuhan. Jadi, sebaiknya dilakukan pada saat musim hujan agar kebutuhan air terpenuhi dengan baik. Untuk cara menanam stek sendiri bisa ditanam dan ditancapkan kedalam tanah yang sudah diolah dengan posisi stek tidak terbalik dan pada kedalaman 3 sampai 5cm.

Untuk masalah jarak penanaman sendiri bisa menggunakan ukuran jarak pada umumnya yakni 80×70 atau 100×70 dan hal ini tergantung juga pada varietasnya. Jika lahan anda kecil, sebaiknya tetap menggunakan jarak tanamyang sama karena nantinya jika jarak hanya dekat saja, ubi kayu yang dihasilkan akan berukuran kecil, bukan besar-besar.

  • Pemeliharaan

Dalam memelihara tanaman ubi kayu ini, Anda membutuhkan perawatan rutin yakni meliputi pemupukan. Pemupukan bisa dilakukan dengan memilih pupuk organic Nasa dan juga 50% pupuk kimia. Pemupukan biasanya dilakukan dalam dua tahap yakni dengan menggunakan pupuk super nasa dan pupuk kimia dengan jumlah 160 kg pupuk urea, 100 kg SP-36serta 160 kg KCL per hektar.

Selain pemupukan, pembatasan jumlah tunas pun sangatlah penting yang bisa dilakukan pada umur 1 bulan dengan membuang tunas-tunas yang berlebih. Sisakan 2 tunas saja yang dianggap paling baik. Untuk masalah penyiangan, lakukan sebaiknya paling sedikit 1-2 kali hingga tanaman akhirnya bebas gulma sampai umur 3 bulan. Kalau sudah usia 2-3 bulan bisa dilakukan pembubunan juga.

Penyemprotan pestisida juga sangat penting karena hama bisa merusak hasil panen tanaman. Jenis dan dosis pestisida bisa disesuaikan sesuai dengan hama yang menyerang untuk syarat tumbuh yang baik. Lakukan penyemprotan sore hari karena ini adalah waktu yang paling baik. Untuk pencegahan bisa menggunakan pestisida organic nasa. Setelah semua rangkaian selesai, yang ditunggu adalah musim panen.

Panen biasa ditandai dengan ketela pohon yang pertumbuhan daun bagian bawah mulai berkurang. Warna daun pun berubah menguning dan rontok. Jika diukur, maka usia ketela pohon sudah mencapai 6-8 bulan untuk varietas Genjah serta untuk varietas Dalam sekitar 9-12 bulan.

↑ Back to Top