Cara Budidaya Sengon

Selamat datang para pembaca sekalian, di sini kita akan membahas cara budidaya sengon. Sebelum kita masuk ke inti pembahasan kita yakni mempelajari tentang teknik budidaya sengon, tahukan Anda apa itu sengon? Sengon adalah jenis tanamanatau tumbuhan yang berupa pohon besar. Tanaman sengon termasuk kedalam jenis tumbuhan petai-petaian dengan nama latin yakni Albazia Falcataria. Sedangkan di beberapa daerah di Indonesia, pohon sengon dikenal dengan sebutan yang berbeda-beda, seperti jeunjing, seja, sikat, sengon laut, gosui, tawa, sengon sabrang, sengon landi, dan sebagainya.

Pohon Sengon

Gambar Pohon Sengon

Manfaat Sengon

Sengon memiliki manfaat yang sangat banyak, mulai dari ujung daun hingga ujung akarnya memiliki fungsi yang menguntungkan. Oleh karena itu, budidaya sengon sebenarnya adalah sebuah pilihan usaha yang menarik. Daun yang melimpah dari pohon sengon dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti sapi, kambing, kerbau, dan lain-lain karena mengandung protein yang tinggi. selain itu, bagian akar sengon juga memiliki fungsi yang menguntungkan, yakni dapat meningkatkan kesuburan tanah. Biasanya lahan bekas tanaman sengon akan ditanami tumbuhan palawija dan hasilnya akan optimal.

Kemudian, bagian dari pohon sengon yang paling besar manfaatnya yakni pada bagian batangnya. Budidaya sengon dilakukan untuk mengambil hasilnya yakni yang berupa kayu sengon. Kayu sengon dapat digunakan untuk berbagai macam fungsi yang dapat membantu kehidupan manusia. Fungsi yang pertama yakni untuk dijadikan lembaran-lembaran papan. Lembaran-lembaran papan ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, biasanya digunakan untuk membantu proses pengecoran dalam pembuatan rumah, kemudian untuk membuat peti, untuk membuat papan penyekat, dan lain-lain.

Selanjutnya, selain dijadikan sebagai lembaran-lembaran papan kayu dengan beragam ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan,kayu sengon juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan-keperluan yang lainnya, misalkan saja untuk bahan baku industri pembuatan korek api, bahan baku untuk pembuatan pensil, bahan baku pada industri kertas, dan masih banyak lagi. Karena kegunaannya yang sangat banyak dan bermanfaat, kayu sengon memiliki nilai jual atau harga yang cukup menggiurkan. Maka dari itu, usaha budidayakayu sengon adalah salah satu peluang yang menarik untuk kita perhitungkan.

Tips Budidaya Sengon

Jika para pembaca sekalian tertarik untuk mengembangkan bisnis budidaya sengon, maka saat ini Anda tengah berkunjung di halaman yang sungguh tepat karena di sini kita akan mempelajari bagaimana cara budidaya sengon. Sebelumnya, kami ingin memberikan tips bagi para pembaca yang ingin menjalankan usaha budidaya sengon ini. Yang pertama yakni kembangkanlah bisnis ini di lahan yang paling tepat. Selanjutnya, pakailah bibit sengon yang bermutu tinggi supaya hasilnya optimal. Kemudian yang terakhir yakni cermatilah cara mengelola usaha budidaya sengon dengan baik.

Lahan untuk Budidaya Sengon

Selanjutnya kita akan masuk kedalam bahasan tentang cara budidaya yang pertama, yakni pemilihan lahan yang tepat. Sungguh beruntung bagi Anda sekalian yang senang dengan kegiatan bercocok tanam karena Indonesia ini adalah negeri agraris yang memiliki tingkat kesuburan tanah yang sangat tinggi. Secara umum, hampir semua tanah di seluruh wilayah Indonesia bisa digunakan untuk bercocok tanam. Akan tetapi, tentu saja akan ada beberapa kriteria lahan tertentu yang akan cocok digunakan untuk menanam jenis-jenis tanaman tertentu.

Lalu bagaimanakah kriteria lahan yang paling bagus untuk budidaya tanaman sengon? Tanaman Sengon bisa tumbuh secara optimal di ketinggian antara 0 sampai 800 meter dari permukaan laut. Akan tetapi bukan berarti bahwa tanaman sengon tidak dapat tumbuh di lahan yang terletak pada dataran lebih tinggi, karena pohon sengon juga masih bisa tumbuh di ketinggian hingga 1500 meter dari permukaan laut. Selanjutnya mengenai jenis tanah, tumbuhan sengon sangat cocok ditanam di atas tanah yang berjenis aluvial, regosol, maupun latosol.

Pembibitan Sengon

Bagian yang selanjutnya yakni mengenai proses pembibitan sengon. Pembibitan sengon bisa dilakukan dengan cara generatif, yakni menggunakan biji sengon. Untuk proses pembibitan ini upayakan bahwa Anda hanya akan memakai bibit sengon dengan kualitas unggulan, yakni dengan ciri-ciri memiliki ukuran yang besar, tenggelam di dalam air, dan bentuknya utuh. Ada sebuah tips untuk percepatan proses perkecambahan biji sengon, yakni dengan merendamnya di air mendidih selama kurang lebih 20 menit, kemudian direndam lagi dengan air dingin selama 24 jam, lalu kita angkat dan siap untuk disemaikan.

Proses Penanaman Sengon

Berikut ini adalah beberapa tips dalam proses penanaman sengon. Cara menanam sengon sebenarnya sama dengan cara tanamuntuk tumbuhan-tumbuhan lain, hanya saja ada teknik menanam yang sedikit berbeda. Setelah bibit sengon disemaikan dan siap untuk dipindahkan ke atas lahan, maka kita harus menyiapkan penanda atau yang sering disebut dengan ajir tanam dengan jarak tanam yang ideal. Selanjutnya kita tanam bibit sengon di dalam ajir dengan membuat lubang sebesar kira-kira 30 cm persegi dan kedalaman juga 30 cm. Bagus juga apabila sebelumnya dilakukan pemupukan.

Setelah itu tugas kita yang berikutnya yaitu tinggal melakukan perawatan. Perawatan kita lakukan dengan mengairi sengon secara rutin, memberikan semprotan-semprotan pembasmi hama, dan juga membersihkan area sekitar dari tanaman-tanaman pengganggu. Selain itu, kita juga perlu mengawasi kalau-kalau ada gangguan yang dapat merusak tanaman sengon kita, seperti gerombolan binatang yang masuk ke lahan misalnya.

Be the first to comment on "Cara Budidaya Sengon"

Leave a comment