Teknik Budidaya Lobak

Sayuran Lobak

Sayuran sudah tentu akan selalu memberikan manfaat kesehatan bagi kita yang rutin menyantapnya. Selain segar, sayuran sangat berperan dalam merawat dan bahkan meningkatkan kondisi tubuh kita. Beberapa contoh sayuran yang menguntungkan kita diantaranya, wortel yang dapat merawat mata, lalu ada berbagai sayuran dengan warna hijau gelap yang mengandung antioksidan untuk mencegah penuaan dan mengganti sel-sel yang rusak. Lobak adalah salah satu jenis sayuran yang menyehatkan. Sayuran ini digunakan sebagai obat untuk merawat mereka yang mengalami gangguan pada ginjalnya dan mereka yang sedang terkena demam.

Membudidayakan Lobak

Melihat manfaat dan potensinya sebagai sumber pencaharian, sudah saatnya seseorang tergerak untuk memulai bisnis sayuran lobak. Meskipun lobak berasal dari Cina, tidak berarti membudidayakannya di Indonesia akan menemukan banyak sekali masalah dengan kondisi tanah di sini, malah kondisi tanah dan dataran di Indonesia sangat memungkinkan. Memulai pembudidayaan lobak dapat dimulai sari biji lobaknya, dan tanah yang diperlukan dalam membudidayakan lobak adalah tanah yang tanah yang gembur dan tidak berkerikil pada permukaan atasnya; akan lebih bagus lagi bila tanahnya memiliki humus atau subur.

Memulai Penanaman Lobak

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bibit lobak dapat diperoleh melalui bijinya langsung karena tanaman ini menghasilkan biji, maka dari itu tidak perlu anda bersusahpayah dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mengimpor bibitnya langsung dari Cina. Hal lainnya adalah bibit atau bijinya dapat ditanam langsung tanpa ada proses penyemaian terlebih dahulu. Untuk ukuran pemakaiannya, 1 ha membutuhkan 5 kg bibit lobak.

Pengolahan Lahan

Sebelum bibit lobak ditanam, tidak sembarang tanah dapt digunakan. Ada “spesifikasi” yang harus dipenuhi dengan mengolah tanahnya terlebih dahulu. Proses pengolahan tanah dapat menggunakan cangkul hingga alat pertanian bermesin seperti traktor. Setelah tanah telah rata, pemberian pupuk kandang adalah hal yang dilakukan selanjutnya. Ketika semua persiapan dalam mengolah lahan selesai, atur jarak tanam dengan perhitungan 10 x 20 cm dengan alur dengan jarak 30 cm antara alur satu dan yang lain.

Penanaman dan Perawatan Bibit Lobak

Penanaman biji lobak dilakukan dengan menaburkan biji secara tipis dan secara merata sepanjang alur yang telah dibuat sebelumnya. Setelah ditaburkan ke tanah, tutup bibit-bibit lobak tadi dengan tanah, namun tidak usah terlalu dalam atau tebal; cukup tipis saja. Selang 4 hari, biji-biji akan bertumbuh. Memasuki umur 2 hingga 3 minggu, tanaman sudah siap disiangi dan mulai dibuat guludan di sepanjang barisan tanaman. Untuk membuat guludan, tinggikan permukaan tanah di sepanjang barisan tanaman. Kegiatan memperjarang tanaman juga dapat dilakukan, yaitu dengan membuang tanaman yang kurang subur dan membiarkan tanaman yang subur. Pemberian pupuk buatan juga diperlukan agar tanaman lobak tumbuh dengan subur. Pemberian pupuk urea dan TSP dengan perbandingan 1:2 dengan jumlah 6 gram untuk tiap tanamanpupuk ditabur di bagian kanan dan kiri tanaman dengan jarak 5 cm dari tanaman.

Pembasmian Hama

Selain gangguan dari gulma atau tanaman pengganggu seperti rumput, hama dapat mengganggu pertumbuhan dan hasil dari proses pembudidayaan lobak. Untuk mengusir kutu daun yang mengganggu, pemberian insektisida seperti EC sebanyak 2,5% dapat ampuh menghilangkan hama kutu ini. Perlu diketahui, hasi panen lobak yang sehat dapat mencapai berat setengah hingga sati kilogram per lobak yang dipanen.

Be the first to comment on "Teknik Budidaya Lobak"

Leave a comment