1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Tahap-Tahap dalam Budidaya Landak Mini


Landak Mini

Ketika anda memikirkan untuk memiliki “kawan” dalam rumah anda untuk diajak bermain dan bercanda, keputusan untuk membeli hewan peliharaan mungkin salah satu hal yang muncul dalam pikiran anda. Dalam hal jenis hewan peliharaan banyak sekali varian yang dapat anda jadikan “teman terbaik” anda, mulai dari anjing yang terkenal sebagai “sahabat terbaik manusia” sampai kucing yang memiliki rupa dan tingkah laku menggemaskan. Selain dua hewan peliharaan tersebut, yang dapat dijadikan ide usaha anda, belakangan ini landak mini mulai mencuri perhatian penggemar hewan peliharaan. Mengetahui situasi yang demikian, sudah saatnya anda bergerak dan mengambil langkah untuk membudidayakannya.

Membudidayakan Landak Mini

Sebelum memulai membudidayakan hewan mungil dan lucu ini, ada hal yang penting diingat. Anda harus sangat meluangkan waktu anda sebaik mungkin dan sebisa mungkin karena merawat sekaligus membudidayakan landak mini membutuhkan perhatian. Selain memperhatikan kondisi kesehatan dan asupan makanan landak betina yang hamil, perhatian pascamelahirkan kepada induk dan anak-anak landak juga perlu. Ini dikarenakan ketika kondisi dirasa tidak nyaman bagi induk landak, induk landak bisa memakan anak-anaknya sendiri. Baiklah, jika pemahamannya telah didapatkan, kini saatnya memulai pembudidayaan.

1. Tahapan Sebelum Mengkawinkan Landak

Sebelum membiarkan landak jantan dan betina melakukan proses reproduksi, dijamin anda akan sangat butuh kandang tempat mereka hidup dan melangsungkan proses reproduksi disana. Pembuatan kandangnya tidak begitu merepotkan, bahkan anda dapat membelinya. Siapkan kandang seluas 30 centimeter yang dapat dibuat dari sambungan kayu dan ditutupi oleh kawat, atau lebih mudahnya anda dapat membeli aquarium dengan ukuran yang sama.

Untuk masalah makanan bagi si landak mini, anda dapat memberikan makanan hewan yang dapat ditemukan di pet shop terdekat. Makanan hewan yang dimaksud adalah makanan hewan untuk anjing atau kucing. Jika anda dapat mengusahakan ketersediaan pakan alami seperti jangkrik, ulat hongkong, dan ulat jerman, maka berikan saja.

Lanjut ke pemilihan pasangan landak, landak betina dan jantan tidak bisa asal dipilih saja. Landak yang hendak dikawinkan harus memiliki sifat atau kelakuan yang baik, dalam artian jinak. Selain itu, umur landak mini yang sesuai untuk dikawinkan adalah di atas 5 bulan dan tidak melampaui usia 12 bulan.

2. Mengkawinkan Landak Mini

Letakkan landak betina ke dalam kandang jantan, lalu biarkan mereka berdua bersama di dalam kandang selama satu minggu (7 hari). Mulai dari anda mengkawinkan hingga nanti saat betina telah hamil, sangat baik untuk mencatat perkembangannya. Setelah 7 hari anda wajib mengeluarkan pejantan dari kandang dan membiarkan si betina sendirian. Usia kehamilan landak mini pada umumnya adalah 35 hari meskipun ada juga yang mencapai 46 hari.

3. Merawat Induk Landak dan Anak Landak Mini

Sediakan kotak khusus untuk induk landak, pengadaan kotak khusus adalah agar anda dapat memeriksa dan memantau perkembangan induk landak dan anak-anak landak nanti. Setelah masa kehamilan memasuki 2 minggu terakhir, tingkatkan porsi makanannya. Perhatikan apakah ada suara decitan dari dalam kotak atau tidak, jika ada maka induk landak telah melahirkan. Dilarang keras bagi anda untuk menyentuh anak landak, karena induk landak akan tidak mengenali anak yang anda sentuh karena baunya telah bercampur dengan bau/aroma anda. Jika hendak memindahkan anak lendak, dapat menggunakan sendok.

←More from Budidaya

↑ Back to Top