1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Cara Budidaya Lada


Lada merupakan bumbu dapur yang seringkali digunakan di berbagai masakan dari masakan yang sederhana hingga masakan yang cukup rumit. Tanaman rempah yang satu ini digunakan secara luas oleh banyak orang dan sudah pasti ada banyak permintaan pasar untuk bumbu dapur yang satu ini. Maka dari itu, budidaya lada menjadi satu hal yang ingin diketahui oleh mereka yang tertarik untuk bisa membudidayakan lada. Cara budidaya ada bisa dengan mudah ditemukan di berbagai sumber namun ada baiknya untuk mengenal lebih lanjut proses persiapan terlebih dahulu.

Lingkungan Ideal untuk Tanaman Lada

Di dalam teknik budidaya tanaman, lokasi penanaman selalu penting untuk dipertimbangkan. Untuk tanaman lada, lahan yang dibutuhkan haruslah terhindar dari tiupan angin yang sangat kencang  namun memiliki cukup sinar matahari sekitar 10 jam di setiap hari. Curah hujan setidak-tidaknya adalah 2.000 hingga 3.000 mm per tahun dan suhu udara yang ideal untuk tanaman lada adalah sekitar 20°C hingga 34°C. Kelembapan udara untuk lahanpenanaman lada sebaiknya sekitar 50% hingga 100% namun untuk kelembapan udara paling ideal adalah sekitar 60% hingga 80%.

Media Tanam yang Ideal untuk Lada

Di dalam tata cara budidaya tanaman lada, media tanam juga penting untuk diperhatikan. Tanah yang dijadikan media tanah sebaiknya merupakan tanah yang subur dan juga kaya akan bahan organik juga tidak terlalu kering atau menggenang. Selain itu, pH tanah sebaiknya adalah berkisar di antara 5,5 hingga 7,0. Warna tanah yang ideal adalah merah hingga tanah merah kekuningan seperti Utisol, Leteritic dan masih banyak lagi. Humus yang terkandung di dalam tanah sebaiknya sedalam 1 hingga 2,5 m. Sudut kemiringan lahan tanam tidak lebih dari 300 m dan ketinggian sekitar 300 hingga 1.100 meter di atas permukaan laut.

Pemilihan Bibit Lada

Proses pembibitan lada haruslah dilakukan dengan jeli dan memperhatikan beberapa hal. Bibit harusah terjamin kemurniannya dan perlu untuk berasal dari pohon induk yang sehat. Hal ini penting untuk selalu diingat untuk enghindari berbagai macam penyakit ataupun hama yang mungkin bisa diidap oleh tanaman lada. Jika hal ini terjadi, kualitas lada akan menurun. Penting juga untuk mengambil bibit dari pohon induk yang berada di kebun yang sudahberumur sekitar 10 bulan hingga 3 tahun.

Menanam Tanaman Lada

Sebelum bercocok tanam, tanah harus diolah terlebih dahulu. Tanah harus dicangkul dan dilakukan pe,balikan tanah untuk sedalam 20 hingga 30 cm. Lalu pada tanah yang sidah dicangkul dan dibalik tersebut, taburkanlah kapur khusus untuk pertanian lalu didiamkan selama sekitar 3 hingga 4 minggu. Dosis kapur yang digunakan berbeda-beda sesuai dengan kondisi dari satu lahan. Untuk hasil yang maksimal maka diperlukan riset untuk mengetahui jenis tanah dan jumlah pH tanah dan kemudain menghitung seberapa banyak kapur pertanian yang akan dibutuhkan di dalam satu lahan.

Teknik menanam lada juga perlu diperhatikan. Cara tanam lada mengikuti sistem monokultur degan jarak tanam sekitar 2m X 2m dan tanaman lain bisa ditanam bersamaan dengan lada. Dalam cara menanam lada, lubang tanam dibuat limas berukuran 40 cm X 35 cm di bagian atas, 40 cm X 15cm di ukuran bawah dengan kedalaman 50 cm. Waktu penamanan sebaiknya saat musim hujan atau peralihan dari kemarau ke penghujan.Pemupukan dilakukan saat penamanan dengan menaburkan pupuk langsung pada bagian akar bibit lada. Panen pertama dilakukan saat lada berusia 3 tahun.

Send to Kindle
More from Budidaya
Back to Top