Langkah-Langkah Budidaya Kuda Laut

Terdapat beberapa langkah budidaya kuda laut yang bisa anda aplikasikan. Memang cukup rumit langkah-langkah yang harus anda kerjakan dalam hal budidaya kuda laut. Langkah-langkah budidaya kuda laut terdiri dari pemeliharaan induk, pemijahan dan pengeraman, perawatan Juwana, penebaran benih,  pemberian pakan, dan penggantian air.

Pemeliharan Induk

Induk-induk kuda laut yang diambil langsung dari laut merupakan indukan yang paling baik karena pastinya para indukan kuda laut ini memiliki kualitas yang baik. Induk-induk ini kemudian dipelihara di kolam khusus yang di tempatkan di laboratorium. Di dalam kolam tersebut, anda pasang sebuah piramid yang terbuat dari bambu. Piramid bambu tersebut nantinya akan menjadi media induk-induk untuk meletakan telur-telurnya. Agar induk-induk kuda laut tetap sehat, anda perlu memberi mereka pakan sebanyak 2-3 kali sehari yaitu di pagi , siang, dan sore hari. Pakan yang bisa  anda berikan untuk para indukan kuda laut ini berupa  udang jambret atau pun udang rebon.

Pemijahan dan Pengeraman

Di bak/ kolam terkontrol, induk-induk kuda laut mampu memijah secara alami tanpa dibantu oleh campur tangan manusia. Telur-telur hasil pijahan kemudian akan dierami oleh kuda laut jantan. Pada saat fase pemijahan, anda boleh memisahkan atau juga boleh menggabungkan induk-induk kuda laut jantan yang sedang mengeram karena pada dasarnya induk-induk kuda laut jantan ini tidak  akan saling mengganggu. Lamanya pengeraman bisa mencapai 10 hari atau lebih tergantung pada kondisi telur yang sedan dierami. Selama proses pengeraman sebaiknya para induk jantan dihindarkan dari hal-hal yang dapat menyebabkan mereka stress karena pastinya akan berpengaruh pada Juwana yang sedang dierami. Bisa saja Juwana akan dikeluarkan lebih awal (Juwana prematur) jika induk jantan mengalami stress.

Kelahiran Juwana

Jika sudah memasuki masa pengeraman di hari ke-9, silahkan anda pindahkan induk-induk jantan dari kolam terkontrol karena di hari ke-10 Juwana akan dikeluarkan dari kantung tubuh sang induk jantan. Pengeluaran Juwana oleh induk jantan kuda laut biasanya dilakukan pada malam hari. Seusai Juwana dikeluarkan, langkah selanjutnya adalah memindahkan induk jantan ke kolam pemeliharaan.

Penebaran Benih

Juwana/ kuda laut muda ini dapat hidup baik di kolam yang terlindungi dari sinar matahari maupun kolam yang terkena sinar matahari secara langsung.

Pemberian Pakan

Ada beberapa jenis pakan kuda laut yang bisa anda gunakan, yaitu Nauplii Copepoda, Artemia, dan Fitoplankton. Ketiga jenis pakan Juwana ini diberikan sesuai dengan umur Juwana. Misalnya Juwana yang berumur 5-8 hari sebaiknya diberi pakan jenis Nauplii Copepoda sedangkan Juwana yang berumur 14 hari atau lebih lebih tepat diberikan pakan Artemia. Pemberian pakan di usia 1-15 hari ini sangat penting karena Juwana usia ini sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat.

Air kolam yang menjadi media hidup kuda laut muda juga tak kalah pentingnya dengan beberapa komponen di atas. Anda perlu mengganti air kolam secara rutin. Sebaiknya pergantian air kolam dilakukan setiap tiga hari sekali sampai kuda laut muda berumur 30 hari. Anda juga perlu melakukan penyiponan untuk membersihkan segala jenis kotoran dan sisa pakan yang menempel pada kolam. Jika kotoran dan sisa pakan yang membusuk akan mengurangi kualitas air kolam. Dengan memperhatikan langkah-langkah budidaya kuda laut di atas, bisnis penjualan kuda laut anda dapat dipastikan sukses. Silahkan anda mencobanya sekarang juga.

Be the first to comment on "Langkah-Langkah Budidaya Kuda Laut"

Leave a comment