1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Cara Budidaya Kepiting Soka


Budidaya kepiting soka adalah salah satu peluang usaha yang dapat mendatangkan untung besar. Bagaimana tidak, popularitas kepiting jenis ini langsung naik dan banyak diburu oleh para konsumen karena diketahui bahwa seluruh bagian dari kepiting ini dapat di santap. Jadi kita tidak perlu lagi memakan kepiting dengan teknik kuno dimana kita harus bersusah payah mengorek cangkang kepiting yang keras untuk mengambil dagingnya.

Peluang Bisnis Budidaya Kepiting Soka

Saat ini permintaan akan kepiting soka terus meningkat. Ini adalah peluang bagi kita yang memiliki hobi beternak, apalagi jika tempat tinggal kita memiliki situasi lingkungan yang pas untuk beternak kepiting. Sementara ini menu masakan kepiting soka masih belum begitu banyak tersedia di restoran-restoran meskipun penggemarnya sudah mulai menjamur. Inilah kesempatan yang perlu kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendapatkan keuntungan besar. Akan tetapi, beternak kepiting soka tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Kita perlu mempelajari teknik budidaya kepiting soka dengan sungguh-sungguh.

Persiapan Lahan Budidaya Kepiting Soka

Pada tulisan ini akan kita bahas bersama mengenai cara budidaya kepiting soka dan juga beberapa tips yang bisa kita pakai untuk mengembangkan usaha ini agar dapat berjalan dengan baik. Kita mulai pembahasan kita ini dari topik mempersiapkan lahan untuk budidaya kepiting soka. Lokasi atau lahan yang paling ideal untuk mengembangkan usaha ini yaitu pertambakan yang terletak di sekitar tanaman mangrove tumbuh. Umumnya tanah tambak yang dipakai adalah lumpur berpasir. Sementara kedalaman tambak hendaknya tidak kurang dari 80 cm.

Pemilihan Bibit

Kita harus memastikan bahwa bibit kepiting yang kita pakai adalah bibit-bibit yang baik untuk dibudidayakan menjadi kepiting soka. Pembibitan bisa dilakukan dengan cara memilih bakal kepiting soka yang baik, yakni yang mempunyai berat sekitar 0,1 ons sampai 0,5 ons. Bibit kepiting soka nantinya akan diolah dengan cara-cara tertentu yang akan kita pelajari di sub judul yang berikutnya. Bakal kepiting soka yang tadinya berjenis kelamin jantan akan mengalami proses perubahan jenis kelamin menjadi kepiting betina ketika dipanen.

Cara Beternak Kepiting Soka

Cara beternak kepiting soka sebenarnya mudah, namun dibutuhkan keahlian khusus dan tangan-tangan terampil untuk melakukannya. Oleh sebab itu, kita perlu mengerti betul tentang teknik beternak kepiting soka sebelum mempraktekannya. Cara ternak kepiting soka yaitu dengan melakukan proses yang disebut dengan pemotongan atau cutting, yakni memotong kaki-kaki dan capit-capit bakal kepiting soka yang tentunya harus dilakukan dengan teknik yang benar. Proses tersebut dilakukan untuk merangsang bakal kepiting soka masuk ke tahap molting (tahap pelunakan cangkang).

Memelihara kepiting soka tidak dilakukan dengan cara menebar bakal-bakal kepiting secara sembarangan ke dalam tambak, melainkan kita harus menempatkannya ke dalam keramba-keramba setelah proses cutting dilakukan, lalu membenamkannya ke dalam tambak. Proses cutting hingga masa panen hanya akan berlangsung singkat, yakni sekitar 15 hari saja, karena kalau terlalu lama maka cangkang yang telah memasuki tahap pelunakan bisa mengeras lagi.

Pakan yang digunakan untuk pembesaran kepiting soka pada umumnya yaitu daging kerang, ikan rucah, maupun pelet. Daging kerang dan ikan rucah yang setengah kering dicincang hancur dan diberikan secukupnya. Jikapakan yang kemarin-kemarin masih ada berarti porsi bisa kita kurangi. Namun jika pakan dimakan habis, maka bisa kita tambah.

Cara Perawatan dan Panen

Perawatan yang harus kita lakukan yaitu diantaranya adalah menjaga sirkulasi air supaya teratur dan mengendalikan hama. Jika sirkulasi air tidak bagus,maka banyak kepiting yang akan mati. Sementara untuk mengendalikan hama kita bisa menebarkan obat-obatan anti hama yang ramah lingkungan ke dalam air. Ketika tiba masa panen, maka kita angkat kepiting-kepiting soka, kemudian kita rendam di dalam air tawar selama 30 menit. Selanjutnya hasil panen siap untuk didistribusikan.

←More from Budidaya

↑ Back to Top