1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Cara Budidaya Jahe Gajah Dalam Keranjang Untuk Hasil Melimpah


Jahe merupakan salah satu jenis rempah – rempah dan tanaman obat yang banyak dimanfaat oleh masyarakat sebagai bahan obat – obatan dan bumbu masakan. Jahe digolongkan dalam suku temu – temuan bersama dengan temulawak, kunyit, lengkuas, dll. Tanaman jahe sangat cocok tumbuh di daerah yang beriklim tropis seperti Indonesia. Jahe sendiri masih dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu jahe emprit, jahe merah, dan jahe gajah. Dari antara ketiga jenis jahe ini, jahe gajah merupakan jenis yang paling populer karena ukurannya yang besar dan memiliki kualitas unggul.

Jahe gajah atau juga biasa disebut dengan jahe badak secara fisik memiliki rimpang yang besar dan gemuk. Ruas rimpang cenderung kembung jika dibandingkan dengan jahe emprit dan jahe merah, Biasanya rimpang jahe berwarna kuning mudah atau kuning. Sementara itu, seratnya juga lebih halus dan lembut jika dibandingkan dengan jenis jahe yang lain. Namun, jahe gajah rasanya kurang pedas dan aromanya kurang tajam daripada jahe jenis lainnya. cara budidaya jahe gajah dalam keranjang saat ini banyak diminati karena menghemat tempat dan memberikan hasil panen yang bagus.

Syarat Pertumbuhan Jahe Gajah

Tips agar pohon jahe gajah dapat tumbuh dengan baik, teknik menanam jahe ini memerlukan cukup air sehingga penyiraman harus dilakukan secara teratur. Pastikan bahwa keadaan tanah yang digunakan untuk bercocok tanam selalu lembab atau basah. Saat awal penanaman bibit jahe gajah, sebaiknya bibit tidak ditempatkan di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung untuk waktu yang lama. Namun, ketika bibit sudah mulai berumur 2,5 hingga 7 bulan, tanaman jahe sudah memerlukan sinar matahari yang cukup atau mendapatkan sinar matahari sepanjang hari. Tanaman jahe akan tumbuh dengan baik dengan suhu antara 20 sampai 35 derajat Celsius. Untuk media tanam jahe dalam keranjang, cara menanam tanaman jahe sebaiknya ditanam pada tanah yang gembur, subur, dan banyak mengandung humus. Tekstur tanah yang dianjurkan adalah tanah yang berpasir. Mengenai ketinggian tempat, tanaman jahe dapat tumbuh subur di daerah ketinggian 200 sampai 600 meter di atas permukaan laut.

Persyaratan Bibit

Untuk menghasilkan jahe gajah yang berkualitas, tentu selain menggunakan teknik budidaya jahe gajah yang benar, anda harus memilih pembibitan yang berkualitas juga. Bibit yang berkualitas adalah bibit yang memiliki kualitas fisiologi bagus atau dapat tumbuh tinggi dan memiliki mutu fisik yang baik atau bibit harus bebas dari penyakit dan hama untuk menghindari hasil panen yang buruk

Cara Penanaman Bibit Jahe Gajah Dalam Keranjang

Tahap pertama cara budidaya jahe gajah dalam keranjang adalah menyiapkan keranjang yang akan digunakan sebagai tempat untuk menanam bibit jahe gajah. Keranjang bisa terbuat dari keranjang bambu maupun kayu dan harus cukup rapat agar tanah atau media tanam yang ada di dalam keranjang tidak tercecer.

Tahap kedua cara budidaya jahe gajah adalah mengisi keranjang dengan media tanam yang sudah dipersiapkan. Isi keranjang dengan ketebalan tanah sekitar 5 sentimeter. Kemudian letakkan bibit tanaman jahe di dalam keranjang dan timbun lagi  bibit tersebut dengan tanah setebal 5 sentimeter. Teknik penanamannya adalah dengan melekatkan bibit rimpang jahe secara rebah dalam media tanam

Tahap yang ketiga dalam cara tanam jahe gajah adalah menyiram bibit yang sudah ditanam sampai basah. Kemudian, letakkan bibit di tempat yang tidak mendapatkan sinar matahari langsung agar bibit tumbuh terlebih dahulu.

Perawatan Jahe Gajah Dalam Keranjang

Biasanya ketika jahe sudah tumbuh besar, rimpangnya mulai terlihat. Hal yang dilakukan adalah menimbun tanaman tersebut dengan tanah. Hal ini dapat dilakukan terus menerus sampai tanah di dalam keranjang tersebut penuh. Selain itu, tanaman juga harus disiram dua kali sehari pagi dan sore dengan air secukupnya, Pemupukan juga dapat dilakukan. Pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk kompos atau pupuk kandang. Setelah tanah penuh, tunggu selama 4 bulan maka jahe gajah sudah bisa dipanen. Cara budidaya jahe gajah dalam keranjang yang benar, pasti hasil panen yang didapat juga bagus.

↑ Back to Top