Cara Budidaya Itik Peking

Kehidupan financial yang baik selalu dijadikan indikator kesuksesan seseorang. Karena itulah banyak yang berusaha keras untuk meningkatkan kehidupan perekonomiannya mulai dari mencari kerja sambilan hingga mengambil resiko dengan membuka usaha sendiri. Jika yang diinginkan adalah kehidupan finansial yang lebih bebas, membuka usaha memang merupakan pilihan yang tepat. Akan tetapi agar usaha yang dilakukan berjalan dengan baik, sebelumnya harus diputuskan jenis usaha apa yang akan ditempuh.

Membuka peternakan sebenarnya juga cukup menguntungkan. Bahkan jika melihat kebutuhan pasar, sebenarnya banyak produk-produk peternakan di Indonesia yang masih belum tercukupi jika hanya dengan mengandalkan produksi dalam negeri saja. Inilah kesempatan bagi para pengusaha untuk bergelur di bidang peternakan. Salah satu budidaya yang tampaknya cukup menguntungkan adalah memelihara itik peking. Namun sebelum terjun ke lapangan, tentunya para calon peternak harus tahu cara ternak itik peking terlebih dahulu.

Penentuan Lokasi Kandang

Kandang adalah hal penting yang harus diperhatikan. Lokasi yang tepat akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap perkembangan itik. Secara umum, lokasi kandang yang ideal untuk budidaya bebek peking adalah di tempat yang jauh dari keramaian. Agar pemeliharaan dapat berjalan dengan baik, sarana transportasi hendaknya juga mudah dijangkau. Hal ini dilakukan agar produktifitas ternak dapat berjalan dengan lancar.

Sistem Pemeliharaan Itik Peking

Dilihat dari system pemeliharaannya, budidaya itik peking dapat dibagi menjadi tiga yaitu system pemeliharaan extensive, semi intensif dan intensif. Sebenarnya sistem pemeliharaan extensif merupakan jenis pemeliharaan traditional. Pada system pemeliharaan ini itik peking dipelihara dengan cara digembalakan dan dilepas di daerah-daerah yang mempunyai sumber pakan untuk itik peking. Pada system pemeliharaan semi intensif, pemeliharaan mulai menggunakan kandang dan diberi makan. Akan tetapi terkadang itik juga masih dilepas di tempat yang memiliki sumber makanan.

Sistem pemeliharaan yang terakhir adalah intensif. Pada teknik budidaya ini, itik-itik selalu ditempatkan di dalam kandang dan diberi makan secara teratur. Aspek-aspek teknis sudah diterapkan dalam teknik ini. Bahkan cara budidaya yang satu ini juga sudah menggunakan teknologi-teknologi yang dianjurkan. Sebenarnya peternak bebas memilih jenis pemeliharaan. Akan tetapi untuk jenis itik peking sebenarnya lebih dianjurkan untuk dipelihara dengan metode intensif. Hal ini dikarenakan itik peking sebenarnya termasuk jenis itik pedaging yang memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat.

Tahap-tahap Pemeliharaan Pembibitan Itik Peking

Budidaya itik peking tentunya harus dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Karena itu, pembibitan harus dilakukan. Pada budidaya itik peking, terdapat tidak tahapan pembibitan. Setiap tahapan tentu membutuhkan teknik beternak yang berbeda. Secara umum, tahapan pembibitan ini terbagi menjadi tiga yaitu tahap pemeliharaan anak, tahap pemeliharaan masa pertumbuhan dan tahap pemeliharaan pada periode bertelur.

Tahap pemeliharaan anak dilakukan pada itik yang berusia 1 hingga 60 hari. Pada tahap ini, cara beternak yang dilakukan adalah dengan memisahkan kandang anak dengan itik dewasa. Kandang juga harus diberi penghangat. Pada tahap ini, itik diberi makanan khusus yang mempunyai kandungan protein sebesar 19-21%. Pada tahap pemeliharaan masa pertumbuhan, harus mulai dipersiapkan bibit pengganti dengan memilih itik jantan dan betina yang memiliki bibit yang unggul. Periode pemeliharaan ini adalah antara 61 hingga 150 hari.

Tahapan pemeliharaan periode bertelur terjadi saat itik sudah berusia 5 bulan. Pada tahap ini itik harus ditempatkan pada kandang khusus yang dilengkapi dengan tempat bertelur dan kandang umbaran. Sekedar tips, kandang yang diberikan sebaiknya memiliki kolam sebagai tempat itik untuk mandi.

Be the first to comment on "Cara Budidaya Itik Peking"

Leave a comment