1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Teknik Budidaya Gambas


Kali ini kita akan membicarakan salah satu jenis sayuran yang tergolong minor atau kurang begitu dikembangkan. Nama sayuran tersebut yaitu gambas. Meski bisa digolongkan ke dalam jenis sayuran minor, gambas adalah salah satu sayuran yang cukup digemari. Hal ini karena rasanya yang enak dan menyegarkan di perut. Pohon gambas ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya saja daunnya yang sering dimanfaatkan untuk lalapan ataupun untuk diolah menjadi obat sakit demam.

Jika kita melihat ke pasar, terutama di pasar-pasar tradisional, kita akan melihat jenis sayuran ini banyak tersedia. Hal ini menandakan bahwa gambas adalah salah satu jenis sayuran yang digemari dan mempunyai banyak konsumen. Membudidayakan gambas mungkin bisa menjadi kegiatan menarik yang menguntungkan. Atau mungkin jika kita mempunyai lahan kosong di rumah, mengapa kita tidak coba manfaatkan saja dengan menanamtanaman sayur ini. Di bawah ini akan disampaikan informasi mengenai cara budidaya gambas.

Lahan Budidaya Gambas

Bagi Anda yang ingin membudidayakan gambas untuk urusan bisnis, maka sebaiknya Anda mempelajari teknik budidaya gambas secara sungguh-sungguh. Di sini kami akan coba sampaikan beberapa informasi pokok mengenai budidaya gambas sehingga para pembaca sekalian setidaknya akan tahu gambaran tentang budidaya tanaman gambas setelah membaca tulisan ini. Kita akan mengawali pembahasan ini dengan mempelajari lokasi ideal bagi tumbuh kembang tanaman gambas.

Gambas bisa hidup subur baik di dataran tinggi maupun di dataran rendah. Yang terpenting yaitu bahwa tanaman ini dapat tumbuh subur dengan kondisi udara kering, namun tetap memerlukan cadangan air yang cukup untuk sepanjang tahun. lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang gambas yaitu daerah dengan suhu antara 18 derajat hingga 25 derajat celcius, dan tingkat kelembaban udara pada angka 50 atau 60 persen. Tanaman ini dapat beradaptasi dengan segala jenis tanah, namun agar hasil panen optimal, kita sebaiknya memilih atau mengolah tanah hingga memiliki tingkat kesuburan yang cukup baik.

Pembibitan Gambas

Penanaman gambas bisa kita mulai dari proses pembenihan maupun menanam langsung bibit tanaman gambas yang sudah siap tanam. Proses pembenihan dilakukan dengan mengambil biji-biji gambas dari buah yang sudah tua (berwarna kecoklatan dan kering). Selanjutnya biji-biji tersebut dikeringkan dan bisa mulai disemaikan. Penyemaian biasanya dilakukan di dalam toples yang berisi arang maupun abu sekam.

Setelah bibit tumbuh dan memiliki 3 sampai 5 daun, yang prosesnya kira-kira memerlukan waktu sekitar 2 sampai 3 minggu, bibit bisa mulai ditanam di atas lahan yang sesungguhnya. Lahan tersebut pastinya harus diolah terlebih dahulu, kira-kira 2 minggu sebelumnya, dengan dibajak dan dipupuk. Selain itu perlu juga dibuat guludan atau bedengan di atas lahan, setelah itu kita buat lubang-lubang tanam di atasnya dengan jarak tanam sekitar 35 cm persegi.

Cara Menanam Gambas

Cara menanam gambas cukup gampang, bibit yang telah mulai tumbuh tinggal kita tanam saja di dalam lubang-lubang yang telah disiapkan. Kemudian satu hal lagi yang penting mengenai cara tanam gambas yaitu bahwa waktu yang paling tepat untuk menanam bibit-bibit tersebut yaitu ketika musim hujan. Setelah itu, tanaman harus kita siram secara teratur.

Selanjutnya yang penting juga dalam proses perawatan tanaman yaitu menyediakan media rambat karena tanaman gambas termasuk tumbuhan yang merambat. Rambatan tersebut bisa kita buat dari kayu-kayu maupun bambu yang telah dikerjakan sedemikian rupa, kemudian kita tancapkan di samping masing-masing pohon gambas. Biasanya pemasangan media rambatan ini akan dilakukan ketika gambas telah berumur 2 minggu.

←More from Budidaya Tanaman

↑ Back to Top