1001Budidaya.com

aneka ragam budidaya tanaman dan hewan

Cara Budidaya Bunga Rosella


Salah satu jenis tanaman yang cukup populer di Indonesia adalah Rosella. Tanaman ini terkenal akan buahnya yang berbetuk menyerupai kelopak bunga. Tanaman Rosella juga dikenal dengan nama Frambozen. Buah tanaman ini memiliki banyak sekali kegunaan. Kegunaan paling utama adalah sebagai bahan baku pembuat sirup dikarenakan rasanya yang segar dan manis.

Selain sebagai bahan baku pembuat sirup, buah tanaman Rosella juga dikenal akan khasiatnya sebagai obat-obatan herbal. Buah tanaman ini disebut-sebut dapat membantu melancarkan air seni, membasmi cacing yang ada di sistem pencernaan, meluruhkan dahak, menurunkan panas, mengurangi kekentalan darah, menurunkan tekanan darah, serta dapat digunakan sebagai bahan antiseptik dan antibakteri.

Karakteristik Tanaman Rosella

Mengetahui karakteristik tanaman Rosella adalah sangat penting bagi anda yang ingin melakukan budidaya tanaman ini sendiri. Pohon Rosella pada dasarnya dapat tumbuh dengan subur baik di cuaca, suhu, serta kondisi lahan apapun. Namun perbedaan kondisi lahan serta suhu dan cuaca akan mempengaruhi warna buah yang dihasilkan oleh tanaman ini.

Rosella dapat tumbuh subur pada lahan dengan ketinggian 10 sampai dengan 600 meter dari permukaan laut. Pertumbuhan tanaman ini akan optimal pada suhu sekitar 20 sampai 34 derajat Celcius. Rosella juga dikenal sebagai tanaman semusim. Ini berarti tanaman ini hanya memiliki satu kali masa produktif. Pohon Rosella hanya memiliki satu titik tumbuh. Pohon tanaman ini dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian satu hingga tiga meter dengan lebar pohon bisa mencapai 2 meter.

Membudidayakan Tanaman Rosella

Proses dan teknik budidaya Rosella dimulai dengan tahap persiapan yaitu persiapan lahan serta pembibitan. Persiapan lahan dapat dimulai dengan membersihkan lahan dari gulma, memberikan kapur jika tingkat keasaman tanah tidak seimbang, memberikan pupuk, penggemburan, serta pembuatan bedengan.

Pembibitan dapat dilakukan dengan menggunakan benih yang didapat dari tanaman induk. Saat ini anda bahkan bisa mendapatkan benih Rosella siap tanam yang banyak tersedia di agen-agen penyalur benih tanaman ini. Pastikan untuk merendam benih hingga berkecambah sebelum menanamnya pada lahan yang telah disiapkan. Selain pembibitan, persemaian secara langsung merupakan cara budidaya Rosella yang cukup sering dilakukan.

Tahap Penanaman

Setelah benih dan lahan siap, tahap selanjutnya adalah tahap penanaman. Ada banyak hal yang harus diperhatikan dalam tahap ini mulai dari ukuran lahan hingga varietas Rosella yang akan dibudidayakan. Penanaman pada lahan dapat dilakukan langsung dengan cara membuat lubang pada lahan dan memasukkan 2 hingga 3 biji Rosella ke dalam lubang tersebut. Namun jika yang digunakan adalah bibit yang telah berkecambah, maka cara tanamyang baik adalah 1 sampai 2 bibit per lubang.

Hal selanjutnya yang harus dilakukan setelah penanaman adalah pemupukan. Pemupukan adalah hal penting dalam perawatan tanaman Rosella. Meskipun anda melakukan cara menanam yang benar namun tanpa pemupukan yang baik tanaman Rosella yang anda budidayakan tidak akan bisa menghasilkan buah yang berkualitas.

Perawatan Tanaman Rosella

Perawatan tanaman Rosella terbagi menjadi pemupukan dan pemberantasan hama. Pemupukan merupakan salah satu bagian penting dalam bercocok tanam Rosella. Pupuk dapat diberikan jika tanaman telah mencapai umur 3 sampai 8 minggu. Jenis pupuk yang diberikan adalah Urea. Sedangkan jika tanaman telah berusia 1 hingga 2 bulan, pupuk yang diberikan adalah campuran antara Urea dan NPK dengan perbandingan 4 banding 3.

Selain pemupukan, pemberantasan hama penyakit juga merupakan hal penting yang harus dilakukan dalam tahap perawatan tanaman Rosella. Adapun hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman ini antara lain adalah penyakit Phytopthora dan hama kutu daun. Untuk menanggulanginya, anda dapat menggunakan pestisida organik serta menjaga kebersihan lahan secara teratur.

Send to Kindle
More from Budidaya Bunga
Back to Top