Cara Budidaya Buncis: Persiapan Lahan, Pembibitan & Penanaman

Buncis adalah salah satu jenis tanaman merambat yang telah biasa dibudidayakan orang untuk dijual panennya ke pasar. Tanamantersebut menghasilkan kacang buncis yang banyak dicari dan dikonsumsi masyarakat sebagai sayuran untuk membuat masakan-masakan tertentu. Buncis juga merupakan tanaman budidaya yang hasilnya diekspor ke beberaoa negara tetangga, seperti Singapura, Australia, dan Malaysia. Selain itu, negara-negara seperti Hongkong dan Inggris juga diketahui mengandalkan impor buncis dari negeri kita yang agraris ini.

Dengan cukup besarnya kebutuhan masyarakat di dalam negeri maupun di luar negeri terhadap buncis, tentu usaha membudidayakan tanaman buncis ini bisa menjadi salah satu peluang untuk kita. Karena tanaman ini tidak berupa pohon besar yang akan memakan lahan yang luas, maka pembudidayaan buncis secara umum tidak memerlukan lahan yang terlalu luas. Hanya saja jika kita memang ingin mendapatkan hasil yang luar biasa banyak untuk mensuplai pasar dalam negeri maupun mancanegara, baru kita akan membutuhkan lahan yang sangat luas untuk mendapatkan hasil panen yang banyak.

Tips Membudidayakan Buncis

Dengan terbukanya peluang usaha untuk membudidayakan tanaman buncis ini, maka sungguh tidak salah jika kita mempunyai keinginan untuk ikut memanfaatkan kesempatan yang ada. Untuk itu, disini akan kita bahas beberapa tips mengenai cara budidaya buncis yang dapat Anda sekalian jadikan acuan maupun salah satu sumber referensi untuk mempelajari cara budidaya jenis sayuran ini. Tidak masalah jika kita masih belum memiliki pengalaman yang luas tentang cara menanam buncis, karena di era modern seperti sekarang ini kita akan bisa mempelajarinya dengan cepat dan mudah.

Persiapan Lahan untuk Budidaya Buncis

Langsung saja kita bahas tips yang pertama yaitu persiapan lahan untuk budidaya tanaman buncis. Lahan yang paling ideal untuk budidaya tanaman buncis yakni di daerah dataran tinggi dengan ketinggian berkisar antara 1000 hingga 1500 mdpl (meter di atas permukaan laut). Tanah yang memiliki drainase yang baik akan menjadi nilai tambah untuk membudidayakan buncis dengan baik. Kemudian, daerah yang memiliki curah hujan tidak begitu tinggi, yakni antara 1500 hingga 2500 mm per tahun, adalah daerah dengan iklim yang sangat ideal untuk tanaman buncis.

Pembibitan Tanaman Buncis

Tips yang selanjutnya yaitu mengenai pembibitan tanaman buncis, dimana kita harus memastikan mendapatkan bibit buncis yang baik agar presentase tumbuhnya tanaman baik. Presentase tumbuh bibit yang baik yaitu paling tidak sebesar 80%. Selanjutnya jika kita telah mendapatkan suplay bibit buncis yang baik maka kita bisa mulai mengolah lahan untuk menanamnya. Untuk penanaman, lahan terlebih dahulu harus dibajak dan diberi pupuk supaya subur. Selanjutnya lahan dikondisikan untuk penanaman dengan pola berbaris dengan jarak tanam sekitar 20 x 50 cm dan kedalaman lubang tanam sekitar 5 cm.

Teknik Penanaman Buncis

Kemudian, tips yang selanjutnya yaitu teknik menanam buncis. Cara tanam buncis biasanya dilakukan dengan sistem tumpang sari dengan jenis tanaman lainnya seperti jagung. Hal ini karena buncis merupakan tanaman yang merambat, sehingga batang tanamanjagung bisa dijadikan batang rambatan untuk tanaman buncis kita. Dengan begitu hasil budidaya buncis kita akan menjadi lebih efisien karena lahan yang kita pakai sekaligus bisa menghasilkan panen berupa jagung. Selanjutnya yang kita lakukan yakni proses pemeliharaan, yakni memupuk, mengairi, dan melakukan pemangkasan secara rutin.

Proses pemupukan tentu saja dilakukan supaya tanah tetap subur. Lalu pengairan perlu dilakukan secara rutin supaya tanaman tidak layu. Akan tetapi jika curah hujan tinggi, kita harus tanggap dengan membuat drainase yang baik untuk menghindari kerusakan. Kemudian pemangkasan pada saat umur tanaman sekitar 4 minggu dilakukan supaya semakin banyak cabang. Itulah sekilas mengenai teknik budidaya buncis.

Be the first to comment on "Cara Budidaya Buncis: Persiapan Lahan, Pembibitan & Penanaman"

Leave a comment